(Fanfiction) Hi, What is Your Name?

Title: Hi, What is Your Name?

Cast: Shim Changmin

Seo Joo Hyun

Type: Oneshoot (or drable?)

Genre: Romance

 

Hai~~~~ Balik lagi setelah sekian lama aku gak update update dengan banyak ff yang masih menggunung dan sekarang dengan lancangnya aku muncul lagi dengan bawa ff baru? Shame on me ;;;;; Maaf banget buat utang ff yang masih BANYAK (banget)

Aduh kayaknya kerjaan aku cuma bilang maaf terus ya, tapi kalo aku ada niat dan ide (tentu saja) InsyaAllah ffnya bakal aku update :’) sebagai intermezo maka sekarang aku kasih oneshoot (atau drable?) aja dulu ya hehehe. Selamat membaca!

Café terlihat sangat ramai sore itu, ketika aku masih sibuk berbicara dengan teman-teman ku di meja dekat sebuah jendela yang besar. Aku masih sibuk menceritakan kejadian menyebalkan yang terjadi di sekolah tadi dan teman-teman ku dibuat tertawa terbahak-bahak oleh cerita itu.

“Kau serius menari di dalam kelas karena Mr. Park, Changmin?” teman ku menepuk bahu ku sambil menahan tawanya.

Damn! Sepertinya merupakan sebuah kesalahan besar menceritakan kejadian tadi siang kepada kalian!” Aku mendesah pelan sambil melempar gulungan kertas tidak terpakai ke wajah salah satu teman ku.

“Hahahahaha, bayangkan saja bagaimana seorang Shim Changmin menari bubble pop di depan kelas. Kau kan tahu bahwa mengobrol di jam pelajaran Mr.Park merupakan sebuah dosa besar!”

Aku menghempaskan punggung ku gusar. Siapa yang menyangka bahwa Mr. Park bisa memergoki ku ketika sedang mengobrol dengan teman di sebelah ku.

Shut up! Cukup sekali saja aku dipermalukan di depan kelas oleh Mr. Park,”

“Oh, sabarlah Shim Changmin,” teman ku menepuk punggung ku pelan tapi masih tetap dengan wajah menahan tawanya. Aku memutar bola mata ku. Bagaimana bisa aku berteman dengan mereka setelah 3 tahun lamanya? Jangan tanyakan aku kenapa aku bisa betah berteman dengan orang-orang macam mereka.

 

“Permisi…”

Aku masih sibuk melempari satu persatu teman ku dengan tissue yang ada di meja ketika aku mendengar suara dia.

Disaat teman-teman ku larut dalam pembicaraan gila mereka, aku justru memilih mengikuti bayangan gadis itu dengan ekor mata ku.

Lagi-lagi, dia duduk di pojok dengan membawa setumpuk buku tebal yang sepertinya merupakan buku biografi atau sejarah yang aku tidak mengerti –dan sama sekali tidak akan pernah aku sentuh.

 

Green Tea Frappucino

 

“Aku mau satu gelas Green Tea Frappucino”

 

Bingo! Apa lagi minuman yang akan dia pesan selain itu? aku terkekeh pelan ketika sadar bahwa aku bahkan tahu apa minuman kesukaannya.

 

“Hei, Changmin, dia lagi?” aku memutar kepala ku ketika salah satu teman ku menyikut perut ku pelan. Aku hanya tersenyum tipis.

“Kau tidak mau mencoba untuk mendekatinya? Atau…… berkenalan? Mungkin?”

Berkenalan.

Satu kata yang tadi baru masuk ke dalam telinga ku.

Satu kata yang mungkin terdengar mudah tapi sulit dilakukan.

Satu kata yang sederhana tapi merupakan hal yang penting.

Satu kata yang umum tapi terdengar istimewa untuk ku.

Satu kata yang sudah 90 hari ini terus membuat hati dan otak ku berdebat.

 

“Teman ku berada di kelas yang sama dengannya. Jika tidak salah namanya…”

“STOP!” aku memotong perkataan teman ku dengan menyumpal mulutnya dengan tissue.

“Jangan memberitahu ku. Aku akan mengetahui namanya dari mulut dia secara langsung!”

 

Dia cantik, tentu saja. Tapi bukan hal itu yang membuat ku tertarik padanya. Maksud ku, di dunia ini ada banyak wanita cantik. Tapi itu bukan dia.

Dia adalah anggota volunteer di sekolah; Klub yang membantu anak-anak yatim piatu. Biasanya klub volunteer membantu dengan cara memberikan jasa pengajar cuma cuma di sebuah panti asuhan, menyumbangkan buku-buku yang bermanfaat bagi anak-anak, atau menjadi pembantu pengurus  di sebuah panti asuhan.

Dia juga terbilang pendiam, bukannya sok tahu, tapi aku jarang melihat dia bergaul dengan anak-anak lain di sekolah. Selain kedua temannya yang berambut pendek dan berbadan tinggi kurus.

Saat waktu pulang sekolah tiba, gadis itu tidak langsung mengambil tasnya dan pergi ke mall atau mengobrol di sebuah café. Dia pergi ke halaman belakang sekolah, lalu menyiram tanaman yang ada disana. Tanaman yang dia tanam sendiri, atas izin dari sekolah.

 

Berapa banyak yang aku ketahui tentang gadis itu? sekarang rasanya aku ingin menertawai diri ku sendiri dan berteriak, ‘Kau sudah tau hampir semua hal tentang dia tapi tidak tahu siapa namanya dan tidak berani mengajak gadis itu berkenalan?!’

 

“Ayo cepat ajak dia berkenalan!”

“Sekarang?” aku menatap teman ku bingung. Haruskah sekarang?

Dengan menahan rasa sakit perut ku –karena gugup, aku berdiri, keluar dari tempat ku duduk tadi dan berjalan mendekati meja dimana gadis itu duduk. Keringat dingin membasahi telapak tangan ku dan entah kenapa rasanya tiap langkah yang aku ambil terasa berat. Siapa yang tahu ternayata Shim Changmin yang terkenal percaya diri –karena wajah tampannya dan mempunyai pergaulan yang luas ini bisa menciut bila berhadapan dengan seorang gadis.

 

Sekarang disini lah aku, diam di hadapan gadis itu sambil mengepalkan kedua tangan ku.

“Ha-hai,” mungkin suara ku terdengar lebih kecil dari suara mesin kasir di seberang meja ini. Tapi tidak, mungkin suara ku masih terdengar jelas di telinga gadis itu ketika kulihat dia menatap tepat wajah ku dengan senyum tipis di wajahnya.

“Hai?” dia menatap ku dengan kedua bola mata hitam pekatnya yang bulat  dan memancarkan kebingungan. Apa dia tidak tahu aku?

“Kau… kau salah satu anggota volunteer kan?” aku bertanya dengan segala kekuatan untuk mengumpulkan semua rasa percaya diri ku.

“Ya. Bagaimana kau tahu?”

“Ah….. itu… teman ku adalah salah satu anggota disana juga,” yeah, memang ada teman mu yang terlalu baik untuk ikut bergabung dengan klub volunteer, Shim Changmin?

“Ah…. “ dia mengangguk kecil, “Lalu?” lanjutnya.

Lalu?  Ya, lalu apa, Shim Changmin?

“Siapa nama mu?” FINALLY! Entah darimana semua rasa percaya diri itu bisa tiba-tiba keluar. Aku masih terdiam di tempat ku ketika aku merasa suara di sekitar ku tiba-tiba menghilang, “Seo Joo Hyun.” Saat gadis itu menyebutkan serangkaian huruf yang sudah aku tunggu selama 90 hari. Aku mendapatkan namanya. Dia. Seo Joo Hyun.

Gadis itu menjawab dengan senyum yang sekarang tertata sempurna di wajahnya. Aku tersenyum.

“Aku Shim Changmin. Terimakasih.”

Lalu berjalan kembali ke meja asal ku dan kulihat semua teman-teman ku sedang menatap diriku dengan wajah seperti menahan kencing.

Langkah kali ini terasa lebih ringan dan semua kata yang terus mengganjal di hati dan pikiran ku perlahan menguap bersamaan dengan senyum lembut yang tertera jelas di wajah ku.

 

“Sudah?” salah satu teman ku segera merangkul bahu ku dengan cengiran di wajahnya.

Aku mengangguk kecil. Ah, bahkan teman ku tidak membiarkan aku duduk di kursi ku dulu.

Semua kepala perlahan mendekat ketika aku baru saja mendarat kan bokong ku di atas kursi kayu ini.

“Lalu langkah selanjutnya?” Tanya teman ku antusias.

Aku menggeleng pelan.

“Tidak tahu. Tapi dengan ini saja aku puas, setidaknya dia mengetahui keberadaan ku, Shim Changmin, yang selama 90 hari terus memperhatikannya.”

Karena menatap wajah atau punggungnya saja sudah merupakan isyarat untuk ku. Untuk terus memperhatikannya sampai nanti aku bisa dengan nyata melepaskan diri ku dari hanya melihat bayangannya saja menjadi dengan utuh memiliki semuanya tentang dia. Dan aku berharap, semua hal di sekitar ku dapat menyampaikan isyarat ini kepada dia.

Advertisements

2 thoughts on “(Fanfiction) Hi, What is Your Name?

  1. Kyaaa, sedang merebaknya couple ChangSeo eh ada FF-nyaa..
    Drabelnya bagusss.. Apalagi changminnya sosweet gitu. Mengintai selama 90 hari. Fufufufufuf~
    ditunggu FF yg lain. Yang cast utama yeojanya seokyu 😀 dan, jangan lupa FF seokrisnya :3

    nb: minta twitter author dong. Aku mau menambah teman seomates nih,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s